Mengintip Pabrik Kosmetik Yang Ada Di Indonesia

Maret 31, 2019 0 Comments

Mengintip Pabrik Kosmetik Yang Ada Di Indonesia

Jakarta Walaupun perempuan Indonesia mulai banyak yang menggunakan hijab di akhir tahun 1990 an, namun ketersediaan kosmetik halal masih sulit untuk ditemukan. Padahal, untuk meningkatkan kepercayaan diri produk kosmetik atau skincare menjadi kebutuhan para perempuan yang digunakan setiap hari.

Menyikapi hal tersebut, Nurhayati Subakat selaku Founder dan CEO PT Paragon Technology Innovation yang menaungi Wardah kosmetik, merintis bisnisnya dengan membuat beragam produk kosmetik halal sejak 1995.

"Saya sendiri lulusan pasantren, dari dulu orangtua saya sudah mengajarkan antara Ilmu Pengetahun dan Teknologi dengan Ilmu agama. Dari situ mulai berpikir untuk bisnis kosmetik halal, dimulai dari perawatan rambut. Hingga kini sudah menjawab kebutuhan perempuan di Indonesia, lewat kosmetik halal Wardah," ujar Nurhayati, saat ditemui di PT Paragon di Tangerang.

Wardah kosmetik yang sudah mendapatkan sertifikat halal oleh Majelis Ulama Indonesia sejak tahun 1998 ini, terus berkembang. Kini brand asal Indonesia ini pun sudah menjadi kosmetik favorit banyak perempuan Indonesia. Mulai dari lip cream, eyeliner, eyeshadow, skincare, hingga shampoo.

Tentu sajah di balik kesuksesan ini banyak orang penasaran, akan kunci sukses dari brand Wardah.

"Perusahaan ini didirikan tahun 1985. Tapi, sejak 1995 pabriknya mulai dibangun di Cibodas dan Tangerang. Sekarang lebih banyak produksi di Tangerang. Dan kini dipegang oleh generasi dua dan mulai maju pesat di tahun 2002," paparnya.

Redaksi Liputan6.com diajak untuk mengintip museum Wardah dan melihat beragam kemasan produk, penghargaan yang telah didapatkan, sejarah seragam, hingga produk-produk apa saja yang telah diproduksi Wardah.

Tak hanya itu, di sini Anda juga dapat memeriksan dan mengetahui kondisi kulit wajah dan rambut.

Mengintip Pabrik Wardah

Lokasi produksi produk Wardah terbagi menjadi lima area, dari produksi semisolid dan powder, produksi liquid, National Distribution Centre, perluasan produksi semisolid dan Office Manufacturing Terpusat, serta R&D Center dan Packaging Warehouse.

Area pabrik ini memiliki luar 20 hektar, area ini menjadi tempat Wardah memastikan kesinambungan proses produksi produk-produk halal secara konsisten dengan teknologi terkini dan kapasitas yang besar.

Pabrik ini juga dilengkapi dengan Research and Development (R&D) Center di mana sekitar 80 pegawai Wardah yang selalu berinovasi menciptakan produk halal berkualitas.

Halal menjadi fokus utama

“Wardah selalu mengutamakan faktor halal dalam setiap produk, mulai dari proses pengembangan hingga produksi. Halal tersebut berarti menggunakan bahan baku yang aman bagi kulit dan sesuai hukum Islam, serta memiliki proses produksi yang sesuai dengan syariat Islam dan tidak menyakiti makhluk hidup lain. Konsep ini kami terapkan pada seluruh area pabrik yang memproduksi berbagai lini produk kami, mulai dari makeup, perawatan wajah, hingga perawatan rambut,” ujar dr. Sari Chairunnisa, SpKK, Direktur Researchand Development, PT Paragon Technology and Innovation.

dr. Sari menambahkan, pabrik ini juga menjadi tempat lahirnya produk-produk unggulan Wardah seperti Exclusive Matte Lip Cream, C-Defense Serum, serta varian sampo Wardah yang tahun lalu memenangkan Halal Top Brand 2018.

"Kini, PTI telah memberikan lapangan pekerjaan pada lebih dari 10.000 karyawan dan mampu memproduksi 135 juta produk setiap tahunnya," tutupnya.

0 komentar: